Wednesday, January 3, 2018

Nama    : Mifta Khairoh 
NIM     : 1164020097
Kelas    : 3 C 
jurusan : Komunikasi dan Penyiaran Islam 
matkul  : Jurnalisme Dakwah 



1.Jurnalisme Dakwah buat saya
            Jurnalistik kini bukan saja merupakan kegiatan praktis sekelompok orang yang mencurahkan perhatiannya dalam dunia pers atau persurat kabaran. Bukan pula hanya nama suatu mata kuliah yang disajikan pada suatu lembaga pendidikan. Jurnalistik kini telah lebih jauh berkembang menjadi suatu lembaga pendidikan formal yang mandiri , ituulah kata sambutan dari prof Dr.Asep Saeful Muhtadi, M,A. dalam bukunya pengantar ilmu jurnalistik , menurut saya mata kuliah jurnalisme dakwah adalah mata kuliah yang menggabungkan antara dunia kejurnalistikan dan islam , bagaimana kita menyebarkan berita, opini atau karya sastra lainnya  dengan memanfaatkan produk jurnalistik , dalam QS  fushilat:33 "siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah , mengerjakan amal shalih dan berkata sesungguhnya aku termasuk orang orang yang berserah diri" . ayat ini bisa mendeskripsikan urgensi mempelajari dan merealisasikan ilmu atas perkuliahan jurnalisme dakwah .
2.Posisi Jurnalisme Dakwah dalam KPI
          Menurut saya jurnalisme dakwah masuk kedalam 3 ranah , yaitu Khithabah (Tabligh, dan dakwah) karena didalam matakuliah jurdak diajarkan dan diberikan tugas mengenai membuat video ceramah dengan audio dari kita sendiri,   Kitabah (tulis menulis) menulis opini dan berita sudah menjadi makanan yang harus ditulis bagi matakuliah jurnalisme dakwah  dan i'lam (Penyiaran tugas yang tidak kalah menggugah adrenaline yaitu menyiarkan ceramah ustad yng belum diketahui oleh publik
3.Apa urgensi mempelajari jurnalisme dakwah untuk keterampilan dan masa depan ?
            Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti itulah pengertian ilmu menurut wikipedia . Nampaknya, jurnalisme dakwah dapat menjadi ilmu yang banyak sekali manfaatnya , didalam sebuah ilmu seseorang dibatasi agar berjalan dengan pasti , begitu juga dengan perkuliahan kali ini , mulai dari penulisan berita , hingga videogram dibuat namun dibatasi, artinya dibatasi dengan penulisan agar sesuai dengan menulis berita pada umumnya , dibatasi dengan mengkaitkan pesan dakwah didalam nya membahas mengenai ketrrampilan , didalam dunia kerja , haruslah memiliki softskill , apalagi dalam ranah kejurnalistikan , kita dituntut untuk memiliki keahlian dalam bidang kita , seperti membuat berita, opini hingga mengedit video yang berguna buat prospek kerja kedepan nantinya 
4. Materi yang telah dipelajari
  • bagaimana cara mengirim opini ke berbagai surat kabar 
  • ayat ayat kejurnalistikan 
  • membuat berita (judul, lead dan isi)
  • mengedit video dengan aplikasi filmmora
  • membuat feature 

5.Tulisan dan karya jurnalisme dakwah 
Opini :
·         (http://www.dakwahpos.com/2017/11/olahraga-yang-fleksibel.html)

Berita Masjid


laporan Kunjungan PT mizan

·         (http://komunikasiwanita.blogspot.co.id/2018/01/laporan-kunjungan-ptmizan-kpi-3-c.html)

Cerpen

Video ceramah ustad dan sendiri            
·         http://komunikasiwanita.blogspot.co.id/2018/01/blog-post_3.html





video ceramah mifta khairoh
kelas kpi 3 C

video ceramah ustad awaluddin
Perempuan dalam Perspektif Islam
Defenisi Pemberdayaan Perempuan
Pemberdayaan Permpuan adalah usaha sistematis dan terencana untuk mencapai
kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Pemberdayaan perempuan ” sebagai sumber daya insani, potensi yan dimiliki
perempuan dalam hal kuantitas maupun kualitas tidak dibawah laki-laki.
Namun kenyataannya masih dijumpai bahwa status perempuan dan peranan
permpuan dalam masyarakat masih bersifat subordinatif dan belum sebagai
mitra sejajar dengan laki-laki”.
Posisi Perempuan dalam Islam
Menurut Syekh Al Azhar dan Yusuf Qardlawi menyatakan bahwa tidak ada
satupun agama langit atau bumi yang memuliakan perempuan sebagaimana
Islam memuliakannya, memberikan hak, menyayangi dan memeliharanya,
baik sebagai anak perempuan, perempuan dewasa, ibu dan anggota masyarakat.
Islam memuliakan perempuan sebagai manusia yang diberi tugas dan
tanggung jawab utuh seperti halnya laki-laki yang kelak akan mendapatkan konsekuensi
dari setiap perbuatannya. Prinsip- prinsip kesetaran islam diantaranya pada ayat berikut ini:
Qs. Al- Ahzab/ 35 artinya: “Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan
perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki
dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan
yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan
yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki
dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk
mereka ampunan dan pahala yang besar”.
Gagasan Figh Pemberdayaan
Figih Islam hakekatnya adalah komprehensif, demokratis, karena figh Islam menampung atau merespon
berbagai pandangan melihat dan memperhatikan persoalaan argumentasi bervariasi, ekstrim dan sebagainya.
Ketika Figh dianggap oleh sebagian masyarakat kita telah menjadi agama dengan keabadian maknanya seakan
firman tuhan tidak bisa diotak-atik, sementara figh merupakan hasil karya atau hasil pemikiran para intelektual
muslim memiliki kenisbian kebenaran dan masih bisa dikembangkan. Perlu ada kemasan baru mengakomodir
realitas berkembang realitas harus menjadi salah satu dasar utama dalam memahami teks-teks agama, sehingga
agama selalu konsektual dan tidak hanya histories yang dalam bahasa figh dikenal dengan shailihun li kulli zaman
wa miskan.
Perempuan tidak lagi dipandangan sebagai makluk yang lemah, derajatnya lebih rendah, emosional tidak pantas,
tidak layak,
kurang akalnya, bahkan perempuanlah sebagai penyebab timbulnya fitnah dsbnya.
Pertama, prinsip keadilan (al-adalah) pembentukan wacana figh Islam tidak terlepas dari prinsip keadilan.
Namun Figh yang ada selama ini, tampaknya  masih kental dengan persepsi budaya patrialkhal dan bias gender.
Adanya bias ini sebagai bukti, bahwa figh kita belum berbasis keadilaan. Prinsip keadilaan dalam figh adalah
keseimbangan
dalam memandang hak dan kewajiban antara perempuan dan laki-laki secara proporsional sesuai
dengan hakikat asal kejadian kedua jenis manusia yang memang diciptakan sejajar (setara)
dan seimbang. Keadilan seperti sesuai dengan sifat Tuhan Yang Maha Adil, dan secara jelas dinyatakan
dalam al-quran bahwa Tuhan tidak pernah berbuat zhalim. Alquran sebagai firman Tuhan Tidak bisa
di jadikan sumber ketidakadilaan kemanusiaan dan ketidaklah terhadap perempuan muslimah,
maka tidak dipahami berasal dari Tuhan, padahal al-quran datangnya dari allah swt. Tujuan Islam
adalah  memantapkan keadilaan bumi.
Kedua, Prinsip kesetaraan (al-musawah) prinsip ditegaskan membangun figh perempuan
adalah kesetaraan (musawah) dalam segala hal dan level kehidupan.
Prinsip kesetaraan bukanlah menyamankan secara fisik, tapi menyamankan
hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan dihadapan allah swt.
Ketiga, Musyawarah (al-syura) demokrasi dunia modern konsep tentang syura
ini sering diidentikkan dengan demokrasi dan konsep syura tidak hanya berguna
untuk hal bersifat makro (kehidupan publik) seperti urusan politik kenegaraan,
tetapi berguna untuk hal bersifat makro (kehidupan private) umpamnya dalam kehidupan keluarga.
Tujuan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan
Untuk meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai
kemajuan yang setrara dengan  laki-laki. Untuk membangun anak Indonesia yang
sehat, cerdas, ceria, dan bertaqwa serta terlindungi.
Realisasi Pemberdayaan Perempuan
  1. Meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan di berbagai bidang kehidupan

  2. Meningkatkan peran perempuan sebagai pengambil keputusan dalam mewujudkan
    kesetaraan dan keadilan gender
  3. Meingkatkan kualitas perandan kemandirian organisasi perempuan dengan
    mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan
  4. Meningkatkan komitmen dan kemampuan semua lembaga yang
    memperjuangkan kesetaraan dan kaeadilan gender
  5. Mengembangkan usaha pemeberdayaan perempuan, kesjahteraan keluarga dan masyarakat serta perlindungan anak
Kebijakan Dasar Pemberdayaan Perempuan
  1. Pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasioanal dilakukan
    melalui “one door policy” atau kebijakan satu pintu,
  2. Peningkatan kualitas SDM perempuan,

  3. Pembaharuan hukum dan peraturan perundang-undangan

  4. Penghapusan kekerasan terhadap perempuan

  5. Penegakkan hak asasi manusia (HAM) bagi perempuan,

  6. Peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak

  7. Pemampuan lembaga pemerintah dalam pemberdayaan peerempuan.Peningkatan
    peran serta masyarakat
  8. Perluasan jangkauan pemberdayaan perempuan

  9. Peningkatan penerapan komitmen internasional.



Perjalanan Petang

Aku senang berjalan tiap petang hari , ketika matahari ingin tenggelam , senja sudah menyapa dari atas awan, serasa surga diatas kaki bukit , betapa indah ciptaan Allah , pohon berdiri tanpa ada yang menyangga, langit dan awan papah diatas, tanpa seorang pun yang menghambatnya , begitu benderangnya bintang setiap malam hari ia bersinar tanpa seorangpun yang memberikannya arus listrik, aku suka berjalan tiap sore hari mataku dapat melihat keindahan ciptaan Allah yang maha agung
            Ia terluntang lantung menjajalkan jasanya sebagai tukang sol sepatu, setiap hari ia lalu Lalang mengitari desaku, berharap seseorang memanggilnya dan memiliki masalah dengan sepatu mereka , bukan jahat atau berniat buruk pada seseorang , namun dari situlah pak sukarno mengais rezekinya , para warga sering menyebutnya dengan nama sukarno , bukan karena itu nama aslinya , melainkan karena hanya ia lah generasi masa kemerdekaan yang masih hidup , umurnya telah menginjak 89 tahun dan tahun depan ia genap memasuki kepala sembilan, alasan terbesar inilah mengapa warga desa memangggilnya dengan nama sukarno
            Ia tak memiliki sanak keluarga satupun , mereka semua telah tutup usia di usia yang tidak terlampau tua , tiga orang putranya tewas dalam insiden kecelakaan kereta manggarai tahun 2003 silam, sedangkan istrinya , sarinah ajeng , telah mendahului pergi meninggalkannya , sakit tua yang sudah kronis merenggut umurnya , ia tutup usia di pangkuan pak sukarno , sesaat setelah pak sukarno memandunya membacakan dua kalimat syahadat.
            Banyak dari warga desa yang iba terhadapnya , melihat ketabahan hati pak sukarno , walau ia telah tua dan renta, namun senyum yang melekat di wajahnya tak pernah pudar, setapak jalan ia kayuh dengan sepeda ontel zaman 45 an, sepeda yang sudah sangat usang bentuknya  , namun karena kemurnian hati yang ia miliki , tak Nampak guratan kelelahan yang ia perlihatkan saat mengitari desa . Aku bahkan tidak akan tahu alur cerita pak karno selanjutnya , apakah ia akan terus tabah    dengan keadaan atau malah mencercah sisa kehidupan yang ia miliki, semua ada ditangannya.
            Petang ini di atas kaki bukit, aku menelaah sepenggal kisah dari sang generasi pejuang kemerdekaan , tak seorangpun yang menyangka pak sukarno akan hidup melarat, hidup tua dan sebatang kara.
            Aku selalu mencercah nasib, mengapa aku dilahirkan dengan keadaan orangtua yang sama sekali tidak peduli dengan anaknya , ayah ku sibuk dengan urusan politik yang tak kunjung selesai ia jamahkan , sedangkan ibuku , asik mengurusi bisnis tas nya yang serba mahal, seharusnya aku harus lebih beryukur menelaah kehidupan , pak sukarno saja telaten menjajalkan untaian benang pada sepatu pelanggannya , semuanya ia kerjakan tanpa ada guratan ketidak ikhlasan dalam wajah lusuhnya
            Aku masih terus mengitari bukit sudah setengah jalan mataku asik jelalatan memandangi alam beserta seluruh benda yang ada di hadapanku ,

            Ia berbicara sesuka hatinya, berbicara tak karuan, bajunya lusuh compang camping, rambutnya gimbal, ku perkirakan sudah lama sekali ia tidak mencuci rambutnya, ia membenturkan kepalanya di dinding perbatasan kampung ku , tampak stress sekali ia , aku sempat bertanya dengan warga yang berada di sana , usut punya usut , dia dahulunya seorang politikus handal yang memiliki usaha sampingan yang tak kalah sukses , asset kekayaannya hingga berjumlah milyaran, namanya adalah wage , lelaki bertubuh berisi dengan perwatakan ala ala timur tengah , namun karena ia menjadi seperti sekarang , orang yang mengenalnya dulu tak akan mengenali wage yang sekarang  , begitu drastis perubahannya , mulai dari bentuk fisiknya hingga kewarasan jiwanya

   Aku menelan ludah mendengar cerita warga desa tadi , ternyata wage adalah lelaki sukses dulunya, namun karena ia kurang bersyukur , ia tak henti hentinya mencari sumber uang tak peduli dari mana asal uang tersebut, yang paling penting ia dapat mengais uang sebanyak banyaknya , naas , ternyata ia terjerat kasus pencucian uang , ditambah lagi investor bodong yang menggrogoti bisnisnya
Pikiranku mengarah pada profesi ayahku , dia seorang politikus yang mondar mandir setiap hari di kantor pemerintahan , setiap hari ia sibuk dengan dunianya, aku jadi khawatir dengan keadaannya namun, aku mencoba bepikiran positif dengan ayahku, ia tak mungkin bernasib sama layaknya wage, aku menjadi sadar, harus  mengingatkan ia ketika dunianya telah habis dengan urusan duniawi
            Sudah dua orang yang memenuhi benakku, melihat beragai macam manusia , namun perjalanan petang hari ini tidak berhenti hanya sampai cerita sang politikus tersebut.

            “Bunuh dia , Hancurkan” sahut pemuda gagah yang tengah menggenggam senjata tajam, ia mengarahkan seorang temannya untuk menyerang seorang gadis , tampak sangar wajah kedua pemuda itu , sementara sang gadis gelagap dengan wajahnya yang berlumur peluh, ia sudahtampak Lelah sekali
             “jangan beri ampun wahai pemuda kolot” pemuda dengan senjata tersebut tampak sudah tidak karuan  namun tampaknya ia akan mengarahkan senjata itu bukan kepada wanita berwajah gelagap tadi , melainkan kepada pemuda yang satu lagi , lelaki yang akan di bunuh tampak merencanakan siasat untuk menyergap wanita itu , keadaan semakin memanas ,serasa perang dunia ketiga akan tercipta ,
Aku menelan ludah hanya bisa bersembunyi , tidak ada orang lain yang melihat tiga orang yang saling bunuh membunuh, aku juga tidak tahu mengapa para kedua pemuda itu saling bertikai , namun sangat disayangkan gadis malang yang menjadi korban , aku mulai mencercah diri sendiri  , ingin sekali mendinginkan suasana ketiga orang tersebut , aku tidak tega melihat seorang gadis yang berbasib buruk itu , aku membayangkan jika ibukku ada di posisi gadis tersebut , sejenak , aku ingin menampakkan diri dan melakukan pembenaran
            “mengapa engkau berdiam diri disana , wahai anak muda?” tanya pemuda pemegang pistol tadi kepadku , nampaknya ia juga ingin membunuhku seperti yang akan dilakukannya pada temannya , aku dengan gelagat menghindar dan tak berkutat sedikit katapun , sepertinya perjalanan petang ini berakhir di genggaman senjata pemuda kasar itu.
“tenanglah wahai anak muda , kami hanya berlatih teater , semua adegan ini adalah sandiwara” imbuh sang gadis yang dari tadi sudah aku khawatirkan nasibnya
            Aku makin tak berkutat , sambil melontarkan sedikit tawa , layaknya ketika menonton sinetron dalam televisi terbawa emosi, walau ku tahu itu hanyalah sandiwara belaka
Lupakan saja , kebodohanku ini , yang bertemu dengan para pemain panggung yang handal , walau hanya sebuah latihan drama panggung , aku menilai sandiwara mereka sudah sepantaran dengan artis sinetron ibu kota , mulai dari mimik wajah dan talenta yang mereka miliki , buktinya saja aku percaya pada mulanya , apalagi melihat sang gadis yang benar benar akan berakhir hidupnya

            Perjalanan petang ini menyirat banyak pesan makna  ,mulai dari pak sukarno dengan ketabahannya , wage dengan keserakahannya dalam memiliki harta  , hingga tertipunya aku dengan drama panggung yang ku fikir benar terjadi
Ketika aku mengkaitkan ketiga kejadian tersebut , nampaknya kejadian terakhir yang menampar fikiranku, sebabnya setelah menelaah dan merenungkan  , aku jadi terhuyung dengan sandiwara yang diperankan oleh ketiga orang tersebut ,
Hidup di dunia bagaikan sebuah sandiwara panggung  kita bisa memilih apa yang akan kita lakukan , kita bisa menjadi seseorang yang antagonis maupun protagonist  , semua itu berada di tangan kita , kita ingin jadi seperti pak karno kah , atau terprosok dalam kesalahan yang mutlak layaknya wage, tak seorang pun dapat memprediksi apa yang akan terjadi besok, minggu depan, atau tahun depan dan seterusnya, kita sebagai manusia harus mencontoh sebuah panggung sandiwara , kita bisa memilih peran mana yang akan kita perankan, hidup di dunia hanya sementara pikirku , ada permulaan pasti berakhir dengan perpisahan, laykanya ending dalam sebuah sinetron






Mifta Khairoh lahir di bandung pada 14 september 1999, alumni Man  2 Model Medan, sekarang berkuliah di Uin Sunan Gunung Djati Bandung, mengambil konsentrasi komunikasi dan penyiaran islam, menulis dan traveling adalah hobinya. 

Laporan Kunjungan PT.Mizan Kpi 3 C


mizan adalah rumah produksi buku terbesar di indonesia , mizan merupakan bagian dari mizan publika. didirikan pada tahun 1983 silam , dahulu sebelum berkembang pesat seperti sekarang miza  hanyalah penerjemah buku karya penulis luar namun sekarang mizan hadir dalam berbagai genre, fiksi, kesehatan, buku, bisnis, buku anak anak, refrensi agama dan non agama

kami menyambangi rumah penerbit buku ini pada hari kamis, 14 Desember 2017, mizan di kota bandung beralamatknJl. Cinambo No.135, Cisaranten Wetan, Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat 40293 
mizan memiliki eksistensi reputasi yang terbilang tinggi , pasalnya , buku buku terbitan mizan kita jumpai dengan senangnya di berbagai kota di indonesia , banyak juga penulis yang berasal dari mizan menempati buku terkaris nasional dan penerima sastra terbesar

kunjungan kali ini dirasa sangat bermanfaat, mahasiswa dapat melihat langsung proses pencetakan buku, mulai bahan kertasnya hingga jadi satu buku yang langsung siap di distribusikan